6 Tips Merencanakan Kuliah di Thailand

Oleh: Heri Akhmadi, M.A.

Tulisan mengenai “6 Tips Merencanakan Kuliah di Thailand” ini hadir sebagai jawaban dari banyaknya pertanyaan (baik lewat email, WA maupun komen di blog) ke saya dari para pembaca mengenai langkah-langkah yang harus disiapkan kalau mempunyai rencana kuliah di Thailand. Setelah membaca artikel saya sebelumnya mengenai “5 Alasan Kuliah di Thailand”, banyak yang menanyakan ke saya tentang hal ini. Mereka (penanya) umumnya masih duduk dibangku sekolah (SMA) atau baru lulus sekolah. Di satu sisi saya senang dengan fenomena ini, anak-anak muda yang sudah mendunia mimpinya.

Jujur saya sendiri saat SMA belum kepikiran kuliah di luar negeri, namun mereka (para penanya) sudah selangkah lebih maju dibanding saya saat seusia mereka dulu. Untuk itu biar jawaban saya lebih tertata dan juga supaya tidak mengulang jawaban jika ada lagi yang menanyakan topik tentang perencanaan kuliah ini, maka sudah saatnya dibuatkan tulisan khusus mengenai hal ini. (Jadi kalau ada yang nanya lagi tinggal sy share link artikelnya…hehe).

Pertama, Berani Mimpi Kuliah di Luar Negeri

Orang bijak mengatakan, everything begin from dream, semua berawal dari mimpi. Saya termasuk yang percaya bahwa bermimpi bukan sekedar berangan-angan. Tapi mimpi yang benar, tulus dan diusahakan merupakan langkah pertaman dan utama juga untuk kesuksesan rencana kuliah di luar negeri dalam hal ini kuliah di Thailand.

Kata orang kuliah di luar negeri identik dengan jalan-jalan

Saya sendiri jujur dulu tidak mempunyai mimpi yang terencana hingga akhirnya saya kuliah di Thailand. Namun setelah saya urut ke belakang, saya jadi ingat bahwa suatu ketika saat saya kuliah S1 saya pernah berpendapat bahwa kalau ingin kuliah pertanian sebaiknya di Thailand, pertama karena secara teknis hasil pertanian dan kampus pertanian di Thailand lebih unggul di banding Indonesia. Kedua, sebagai sesama negara di Asia Tenggara, pengalaman pertanian Thailand lebih aplikatif jika diterapkan di Indonesia dibanding dengan praktek pertanian di negara maju lainnya yang mempunyai kondisi geografis, kultur dan karakter petani yang relatif berbeda.

Jadi, meski saya tidak memimpikan secara detail untuk kuliah di Thailand. Saya yakin bahwa ketika akhirnya saya kuliah di Thailand mungkin karena ungkapan sepintas saya tentang kuliah di Thailand itu diaminkan malaikat…hehe. Oleh karena itu, bisa dibayangkan kalau mimpi kuliah di luar negeri itu dituliskan dan diungkapkan secara detail saya kira potensi terkabulnya impian lebih besar.

Kedua, Tentukan BIDANG STUDI Yang Dituju

Setelah anda menentukan/mempunyai keinginan/impian untuk kuliah di Thailand, langkah selanjutnya adalah menentukan bidang studi yang dituju. Bidang studi ini kadang tidak ada kaitannya dengan latar belakang jurusan anda pada tingkat pendidikan sebelumnya. Tapi lebih pada ingin jadi apa nantinya anda setelah lulus kuliah.

Jadi, bisa saja anda sekarang kuliah di fakultas pertanian tapi anda ingin mendalami ilmu ekonomi ke depannya karena anda tertarik. Atau anda seorand lulusan ilmu politik tetapi tertarik mempelajari ilmu hukum. Jurusan apa yang akan anda tuju sah-sah saja, tidak ada batasan orang untuk menuntut ilmu. Yang membatasi hanya tempat yang anda tuju mau menerima atau ga. Program studi yang anda tuju memungkinkan menerima saudara tidak.

Bersama Prof. Tom dan teman-teman kuliah di Chula

Contohnya saya sendiri, sewaktu S1 saya ambil jurusan agribisnis namun saat S2 di Chula saya ambil jurusan bisnis manajemen. Saya beralih dari alumni fakultas pertanian menjadi mahasiswa fakultas ekonomi. Alhamdulillaah jurusan yang saya tuju menerima latar belakang pendidikan saya.

Bagaimana dengan pertimbangan memilih jurusan kaitannya dengan masa depan setelah lulus? Contoh misalnya setelah lulus anda bermaksud menjadi dosen, maka anda harus mempertimbangkan linieritas jurusan yang anda ambil. Linieritas bisa berarti jurusan yang anda ambil linier dari S1, S2 hingga S2. Jadi kalau anda alumni S1 akuntansi maka anda ambil jurusan S2 Akuntansi, dan S3 pun akuntansi. Pemahaman terbaru mengenai linieritas dosen dilihat dari pendidikan terakhir dan bidang risetnya. Jadi kalau anda ingin jadi dosen ilmu politik, maka jurusan terakhir anda yang harus diambil adalah ilmu politik meski S1 anda ilmu hukum.

Ketiga, Tentukan KAMPUS Yang Dituju

Di Salah Satu Sudut Kampus Chula

Setelah anda menentukan jurusan yang akan dituju, selanjutnya anda memilih kampus alternatif yang akan anda pilih. Mengapa saya katakan sebagai kampus alternatif?…hal ini karena kita belum bisa memastikan pasti akan diterima di kampus impian. Untuk itu sebaiknya melist daftar alternatif kampus tujuan, mulai dari alternatif pertama, kedua hingga seterusnya. Beberapa ada yang menyarankan setidaknya ada 10 alternatif, atau kalau menurut saya minimal 5 alternatif kampus.

Bagaimana anda memilih kampus-kampus di Thailand yang jumlahnya banyak sekali? silakan anda bisa baca artikel saya tentang “Mengenal Kampus Unggulan di Thailand”.

[BACA: “Mengenal Kampus Unggulan di Thailand”]

Keempat, Persiapkan Persyaratan

Untuk bisa diterima kuliah di kampus manapun di dunia, tentu kita harus bisa memenuhi segala persyaratan masuknya. Secara umumu persyaratan pendaftaran mahasiswa baru relatif sama:

  • Ijazah strata sebelumnya
  • Transkrip Nilai (IPK)
  • Surat rekomendasi, biasanya ada 2 buah: dari pembimbing terdahulu dan atau dari atasan (bagi yang sudah bekerja)
  • Rancangan Proposal Riset (cukup 3-4 halaman)
  • Persyaratan lain yang diminta (misal copy paspor/ID card, akta kelahiran dll, tergantung kampus masing-masing)

Semua persyaratan itu harus yang dalam bahasa Inggris. Bagaimana jika belum berbahasa Inggris?, anda bisa minta ke kampus/sekolah anda sebelumnya untuk diberikan edisi bahasa Inggrisnya. Kalau tidak ada berarti harus diterjemahkan ke penerjemah tersumpah yang ada di kota anda.

[Baca: Memahami dan Mengurus Visa Studi dan Visa Kunjungan Ke Thailand]

Kelima, Pembiayaan Kuliah (Beasiswa)

Bagian kelima ini bagian yang cukup berat, karena berhubungan dengan uang…hehe. Bagi mereka dengan latar belakang ekonomi yang mapan, atau dari keluarga yang super kaya tentu ini tidak perlu dipersoalkan. Tinggal mengajukan proposal ke “ADB”, alias ayah dan bunda semua beres tentunya…hehe

Namun bagi orang-orang seperti saya dan mereka yang belum berkecukupan tentu menjadi problem sendiri. Bayangkan untuk biaya masuk TK saja sekarang jutaan, dan semakin tinggi pendidikan biasanya semakin tinggi pula biayanya. Terlebih dengan kuliah di luar negeri. Meski Thailand tidak semahal Singapura namun tentu  demikian tidak usah khawatir, selama kita ikhtiar insyaAllah ada jalan. Saat ini tersedia banyak pilihan beasiswa baik di dalam negeri (LPDP, BPLN DIKTI dll) maupun dari luar negeri (DAAD, Erasmus, ADS dll)

Khusus untuk kuliah di Thailand, pemerintah dan kampus di Thailand juga menawarkan beberapa beasiswa yang bisa diakses oleh orang asing. Khusus mengenai hal ini, silakan baca artikel saya “7 Beasiswa Kuliah di Thailand”

[BACA: “7 Beasiswa Kuliah di Thailand”]

Keenam, DOA

The last but not least, adalah jelas DOA. Agama mengajarkan bahwa “doa adalah senjatanya orang yang beriman”. Oleh karena itu, lengkapi usaha anda dengan doa yang khusuk, penuh harap kepada Tuhan. Kewajiban kita berusaha tapi Tuhan yang menentukan. Dan tentu doa itu harus diiringi dengan amal sholeh agar doa itu tembus ke langit.

Saran saya mengenai doa ini bukan sekedar klise, tp memang sesuatu yang sangat penting. Jujur pengalaman saya dulu bisa diterima beasiswa dan kuliah di Thailand salah satunya barangkali karena doa. Mungkin karena ibarat melangkah, posisi saya waktu itu (saat mendaftar kuliah dan beasiswa ke Thailand) ibarat maju perang sudah tidak ada jalan untuk mundur ke belakang. Karena mau tidak mau saya harus ke Thailand, dan tentu sangat besar harapan saya untuk diterima. Oleh karena itu, saya ingat betul hampir setiap kesempatan saya berdoa memohon kepada Allah untuk dikabulkan rencana saya. Dan tanpa kehendakNya jelas saya tidak bisa. Alhamdulilaah akhirnya terkabul doa saya.

Demikian tips ringkas dari saya bagi yang berencana kuliah di Thailand. Semoga berhasil.

Wassalam

Sa Wat Dee Krub.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s