Category Archives: Hidup di Thailand

Bahasa Thai Untuk Pemula: Kata dan Ungkapan Penting Yang Perlu Dikuasai dalam Bahasa Thailand

Oleh: Heri Akhmadi, M.A.

Bahasa adalah jendela dunia, barangkali itu terdengar klise. Namun sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan sarana yang tidak terbantahkan dan paling esensial untuk berhubungan, bersosialisasi dan mengenal manusia serta lingkungan yang ada.

Untuk bisa merasakan beratnya ujian orang buta, anda cukup dengan hanya memejamkan mata sebentar saja. Namun untuk bisa merasakan betapa sengsaranya “BUTA HURUF”, anda bisa pergi ke Thailand atau negara lainnya yang bahasa dan hurufnya berbeda dengan yang selama ini kita gunakan sehari-hari.

Petunjuk Dalam Bahasa Thai Tertulis “Hong Nam” atau TOILET (Hong=Kamar/Ruang, Nam=Air)

Sudah lama sebenarnya saya ingin menulis artikel ini. Jelas bukan karena saya sudah menguasai apalagi fasih berbahasa Thai, hanya saja pengen berbagi pengalaman saya hidup di sana dan bagaimana pentingnya menguasai bahasa Thai meskipun hanya beberapa ungkapan penting saja. Alhamdulillaah akhirnya kesampaian menulis artikel ini. Artikel ini salah satunya juga saya dedikasikan untuk mahasiswa saya yang insyaAllah akan magang selama satu bulan di Khon Kaen University pekan depan.

Betul memang kalau untuk sekedar jalan-jalan atau bahkan kuliah di Thailand anda tidak harus bisa Bahasa Thai. Namun memahami dan mengetahui Bahasa Thai, meskipun sedikit, akan sangat berguna dan mendukung aktivitas atau hidup anda selama di Thailand.

Salah satu restoran halal di Chiang Mai…apa coba namanya…hehe…(Source:restlessabandon.com)

Kalau anda jalan-jalan atau hidup di kota besar seperti Bangkok, barangkali mudah ketemu dengan orang yang bisa bahasa Inggris. Tulisan rambu-rambu atau petunjuk arah pun rata-rata sudah dwi bahasa (bilingual). Namun kalau anda ke pasar, mau naik tuk tuk (kendaraan tradisional Thailand), beli makanan di Toko, atau urusan ke kantor barangkal anda akan merasakan betapa pentingnya bisa berbahasa Thai meskipun yang sederhana.

Artikel saya kali ini tidak akan membahas bagaimana untuk menjadi fasih berbahasa Thai (karena saya juga belum bisa…hehe). Namun lebih pada hal-hal atau ungkapan-ungkapan penting yang perlu anda ketahui dan pahami serta dikuasai paling tidak sekedar anda untuk survival hidup di Thailand. Misal: bagaimana ungkapan kalau ketemu orang Thai, beli dan menawar barang, tentang nominal mata uang dan lainnya dalam kehidupan sehari-hari.

Hal-hal Penting Yang Perlu dipahami dalam Bahasa Thai

Sebelum bicara mengenai kata dan ungkapan yang penting dalam bahasa Thai, ada beberapa hal yang perlu anda pahami tentang bahasa Thai:

  1. Bahasa Thai itu adalah “TONAL Language”.
    Artinya bahwa satu kata dalam bahasa Thai bisa mempunyai berbagai makna tergantung intonasi atau tinggi rendah suara dalam pengucapannya. Jadi satu kata bisa mempunyai arti yang berbeda kalau suara/intonasi pengucapannya berbeda. Dan kabar gembiranya adalah ada 5 tone dalam bahasa Thai…hehe. 5 tone itu adalah: middle, low, falling, high, rising. Contohnya sebagai berikut:

    Tone

    middle

    low

    falling

    high

    rising

    Thai mai
    ไมล์
    mài
    ใหม่
    mâi
    ไม่
    mái
    ไม้
    măi
    ไหม
    Meaning mile new not wood no?

    Mempelajari ini memang tidak mudah, untuk itu saya sarankan mendengar langsung dari orang Thai. Tentu tidak harus ke sana dulu…hehe. Banyak kanal di Youtube yang mengajari cara pengucapan bahasa Thai. Salah satu yang saya dulu pakai dan rekomendasikan (bukan promosi ya…hehe) misalnya: Learn Thai With Mod atau www.thai-tones.com

  2. Karena bahasa Thai merupakan “TONAL Language”, menurut saya idealnya kalau ingin fasih berbahasa Thai, langkah yang pertama adalah belajar “HURUF Thai”. Jadi seperti belajar bahasa Arab, yang pertama pasti belajar huruf hija’iyah dulu. Agar tahu pengucapan yang benar.Btw, ini ideal ya…kalo cuma mau jalan-jalan dan paling berkunjung beberapa hari tentu tidak perlu. Karena belajar huruf Thai challenging kalau tidak ingin dikatakan susah…hehe. Bayangkan bahasa Thai mempunyai setidaknya:
    • 44 consonant letters (Thai: พยัญชนะ, phayanchana),
    • 15 vowel symbols (Thai: สระ, sara) that combine into at least 28 vowel forms
      Bisa mabok tentunya…haha

    Rangkaian Huruf dan Tanda Baca Thai

  3. Thainglish
    Selain tone, dalam pengucapan istilah yang berasal dari bahasa Inggris, orang Thailand mempunyai cara tersendiri. Pengecualian tentu kalau yang bahasa Inggrisnya bagus alias fluent. Namun untuk orang umum kadang ketika mendengar orang Thai mengucapkan kata yang berasal dari bahasa Inggris agak bingung.Contoh Thainglish misalnya akhiran “-l” atau “-le” dalam bahasa Thai akan berubah menjadi “n” atau “-eo”. Misal, kata “cable” akan menjadi “kaben”. Kata “triple” bisa diucapkan “thipen”.
    Lebih detail mengenai Thainglish bisa baca artikel Mas Sunu Wibirama, salah satu alumni Thailand dari Indonesia. Sila baca disini.
  4. Akhiran “Kaa dan Krab/Kab”
    Sebagaimana pernah saya tulis dalam artikel saya tentang “Kultur dan Karakter Orang Thailand”, salah satu karakter yang terkenal adalah kesopanan dan keramahan mereka. Hal ini pun terlihat dalam bahasa. Sebagai bentuk penghormatan terhadap orang yang diajak bicara, dalam bahasa Thai dikenal dengan akhiran kata Kaa dan Krab/Krub/Kab pada setiap ungkapan. Kaa jika pengucap perempuan (“Kaa” ada dua huruf a karena agak panjang pengucapannya) sedangkan Krab/Kab untuk pengucap laki-laki (tidak panjang).
    Jadi, di akhir setiap kata ditambahkan Ka/Kab (Saya lebih cenderung menggunakan ungkapan Kab daripada Krab karena menurut pengalaman saya, orang Thai lebih sering terdengar mengucap Kab)
    Contoh: ungkapan “terima kasih” dalam bahasa Thai “khop khun”, kalau anda laki-laki maka tambahkan kata Krab/Kab di belakangnya menjadi “khop khun kab”. Kalau perempuan menjadi “khop khun kaa”.
  5. Kata Ganti Orang: Pom/Chan
    Pom itu adalah kata ganti pertama untuk laki-laki, artinya Saya atau Aku. Adapun Chan/Di Chan adalahkata ganti pertama untuk perempuan, artinya sama yaitu Saya atau Aku.Saya/Aku (laki-laki) = pŏm ผม
    Saya/Aku (perempuan) = chăn ฉัน
    Anda/kamu = kun คุณ
    Dia = kăo เขา
    Kami/kita = rao เรา
    Mereka = pûak kăo พวกเขา

Kata dan Ungkapan Penting Yang Perlu Dikuasai dalam Bahasa Thailand

Selanjutnya kita masuk ke inti dari artikel ini, yaitu tentang “Kata dan Ungkapan Penting Yang Perlu Dikuasai dalam Bahasa Thailand”. Saya katakan penting karena ini yang paling banyak dipakai yang minimal perlu dikuasai untuk komunikasi sederhana dengan orang Thailand.

Ada beberapa ungkapan yang saya kelompokkan dalam beberapa kelompok kata:

#1. Ucapan Selamat Datang, Tanya Kabar dan Terima Kasih

  • Ucapan saat pertama ketemu dengan orang Thai, bisa diucapkan kapan saja kepada sambil mengatupkan kedua tangan di depan dada seperti orang sunda (istilah di Thailand “wai”)
    Hallo/Hai: Sawwadi kab/kaa: สวัสดี – ครับ / ค่ะ


    Gambar gerakan Tangan dalam “WAI”. Cara meresponnya dengan melakukan hal yang sama sambil mengucapkan Sawwadi kab/kaa atau kadang orang Thai cukup menjawab Kab/Kaa sambil melakukan gerakan “WAI”.

    Lebih detail silakan baca artikel saya mengenai “Kultur dan Karakter Orang Thailand”.

  • Tanya Kabar
    Untuk menanyakan bagaimana kabar anda?:
    Sa bai dee mai kab/kaa : สบายดีไหม – ครับ / ค่ะ
    Responnya dengan mengucapkan: Sa bai dee kab/kaa : สบายดี – ครับ / ค่ะ (artinya: kabar baik, terima kasih)
  • Terima Kasih
    Khob khun kab/kaa : ขอบคุณ  – ครับ / ค่ะ
    Responnya dengan mengucapkan: Mai pen rai kab/kaa : ไม่เป็นไร – ครับ / ค่ะ
  • MAAF dan PERMISI
    Ucapan maaf atau permisi menjadi hal penting di Thailand. Kembali ke rumus kultur masyarakat Thai yang peramah dan sungkan berbuat jelek pada orang lain.
    Kho thod kab/kaa:   ขอโทษ – ครับ / ค่ะ

#2. Perkenalan Singkat

Mengenalkan nama dan alamat menggunakan bahasa Thai mungkin terdengar sangat sederhana. Namun kalau kita bisa paling tidak membuat senang teman atau orang Thai yang diajak bicara karena mereka merasa kita sudah berusaha berbicara dengan bahasa mereka.

Berikut beberapa ungkapan yang bisa digunakan:

Tanya dan Perkenalkan Nama:
Siapa nama anda? = kun chêu a-rai kab/kaa? คุณ ชื่อ อะไร?
Nama saya… (laki-laki) = pŏm chêu…. ผม ชื่อ
Nama saya… (perempuan) = chăn chêu…… ฉัน ชื่อ

Tanya Asal
Anda dari mana? = kun maa jàak ti năi kab/kaa? คุณ มา จาก ไหน?
Saya dari Indonesia… (laki-laki) = pŏm maa jàak Indo kab/kaa…….. ผม มาจาก…
Saya dari Indonesia… (perempuan) = chăn maa jàak Indo kab/kaa…….. ฉัน มาจาก…

Untuk cara pengucapan dalam bahasa Thai silakan baca/dengarkan di link berikut ini.

#3. Tanya Arah/Directions dan Nama Tempat

Petunjuk Arah dalam Bahasa Thai

Menanyakan arah atau tempat misalnya “toilet ada dimana?” merupakan hal penting dan hampir pasti terjadi, Berikut beberapa ungkapan yang bisa digunakan:

Dimana letak toiletnya? Hong nam yuu ti nai kab/kaa / ห้องน้ำอยู่ที่ไหนครับ/คะ
Tolong belok kiriLeo sai (kab/kaa) / เลี้ยวซ้ายครับ/ค่ะ
Belok kananleo kwaa (kab/kaa) / เลี้ยวขวาครับ/ค่ะ
Berhenti disiniJod tii nii kab/ka / จอดที่นี่ครับ/ค่ะ

Adapun berikut ini nama-nama tempat yang sering diperlukan:
Airport – Senam bin / สนามบิน
Terminal Bus – Sa-tanee rot bus / สถานีรถบัส
Stasiun Kereta – Sa-tanee rot fai / สถานีรถไฟ
Kantor Polisi – Sa-tanee tum rouj / สถานีตำรวจ
Hotel – Rong raem / โรงแรม
Kedutaan Besar – Stan tut / สถานทูต
Rumah Sakit – Rong payabaan / โรงพยาบาล
Pasar – Talaad / ตลาด
Supermarket – Hang sappa sin ka / ห้างสรรพสินค้า
Pantai – Talay / ทะเล
Restauran – Raan ahaan / ร้านอาหาร
Kampus/Universitas – Mahawitlayai

#4. Mengenal ANGKA

Angka Thai

Angka menjadi penting karena kita pasti ketemu dalam jual beli, terutama menggunakan uang. Selain itu kalau kita membeli barang jumlahnya berapa, lalu naik taksi berapa orang, makan berapa biji dan seterusnya.

Angka

Angka Thai

Huruf Thai

Dibaca

0

ศูนย์ suun

1

หนึ่ง neeng (suara “e” pada kata “lelah”)

2

สอง soong

3

สาม saam

4

สี่ sii

5

ห้า khaa

6

หก hok

7

เจ็ด jet

8

แปด bpeet (agak panjang)

9

เก้า kaao

10

๑๐ สิบ Sìb

11

๑๑ สิบเอ็ด Sìb-èt (suara “et” pendek)

12

๑๒ สิบสอง Sìb -song

13

๑๓ สิบสาม  Sìb -săam

14

๑๔ สิบสี่  Sìp-sèe

15

๑๕ สิบห้า  Sìb -khâa

16

๑๖ สิบหก  Sìb -hòk

17

๑๗ สิบเจ็ด  Sìb -jèt

18

๑๘ สิบแปด  Sìb -bpaèt  (pajang, bedakan dengan Sip-et)

19

๑๙ สิบเก้า  Sìb -kâo

20

๒๐ ยี่สิบ Yii-sìb

21

๒๑ ยี่สิบเอ็ด  Yii -sìb-èt

22

๒๒ ยี่สิบสอง  Yii -sìb-song

23

๒๓ ยี่สิบสาม  Yii -sìb-săam

30

๓๐ สามสิบ Săam- sìb

40

๔๐ สี่สิบ Sii-sìb

50

๕๐ ห้าสิบ Khâa-sìb

60

๖๐ หกสิบ Hòk-sìb

70

๗๐ เจ็ดสิบ Jèt-sìb

80

๘๐ แปดสิบ Bpaèt-sìb

90

๙๐ เก้าสิบ Kâo-sìb

100

๑๐๐ ร้อย roiy

1,000

,๐๐๐ พัน phan

10,000

๑๐,๐๐๐ หมื่น meun

100,000

๑๐๐,๐๐๐ แสน seen

1,000,000

,๐๐๐,๐๐๐ ล้าน laan

#5. Menawar/MEMBELI Barang

Pedagang ayam di Pasar Klong Toey Bangkok …(source: www.aboutthailandliving.com)

Saat menanyakan “Ini berapa harganya?” = Anni tao rai kab/kaa?: ราคาเท่าไหร่ – ครับ / ค่ะ
Mahal “Wah mahal ini” = Peng maak kab/kaa! –  แพงมาก – ครับ / ค่ะ
Menawar “bisa tidak harganya turun”? = lot noi dai mai kab/kaa?: ราคาให้หน่อยได้ไหม- ครับ / ค่ะ

Nota “Bisa minta notanya”? = check bin duay na kab/kaa: เช็คบิลด้วยนะ -ครับ / ค่ะ

#6. Ungkapan “Saya Tidak Bisa Bahasa Thai”

Ini barangkali ungkapan paling sakti kalau orang Thai ngajak ngomong pakai bahasa Thai dan kita tidak paham…hehe = Phom/chan puut passa Thai mai dai kab/kaaผมฉันพูดภาษาไทยไม่ได้ – ครับ / ค่ะ

Atau anda juga bisa bilang “Maaf saya tidak paham” dengan mengucapkan:
Phom/chan Mai kao jai kab/kaa: ผมฉันไม่เข้าใจ – ครับ / ค่ะ

Demikian artikel tentang Kata dan Ungkapan Penting Yang Perlu Dikuasai dalam Bahasa Thailand. Artikel ini insyaAllah ke depan akan ditambahkan dengan ungkapan-ungkapan lainnya yang perlu diketahui. Selamat pagi, semoga bermanfaat.

Purwokerto, 21 September 2019.

References:
1. Mod. Learnthaiwithmod at Youtube
2. How to bocome fluent ini Thai in 3 Months: Week by week Plan
2. Sunu Wibirama. 2009. Menyiasati Thainglish.
3. Thailandlife.com “Thai Talk – Thai For Beginners Lesson 1”
4. Thai-tones.com “The Five Tones”
4. Images are from google.

.

Advertisements

Menilik Kehidupan Mahasiswa Indonesia di Thailand

Oleh: Heri Akhmadi, M.A.*

Thailand sebagai negara tetangga dan sesama anggota ASEAN bukan merupakan negara yang asing bagi orang Indonesia. Meski bukan merupakan tujuan utama mahasiswa Indonesia untuk menempuh studi di sana, namun akhir-akhir ini semakin banyak mahasiswa Indonesia yang melanjutkan pendidikan tingginya di negeri gajah putih ini.

Sampai terakhir saya pulang dari Thailand tahun 2015, setidaknya ada 500an mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Thailand di berbagai kampus baik di bagian selatan, tengah maupun utara. Mulai dari Prince of Songkla University di selatan Thailand, di kawasan tengah seperti di Chulalongkorn Univ, Mahidol, Thammassat, Kasetsart, dan AIT di Bangkok, hingga di ujung utara Mae Fah Luang dan Chiang Mai Univ, dan bahkan di daerah timur utara kawasan Isaan di Khon Kaen University.

Bersama Pengurus PERMITHA/PPI Thailand saat Kunjungan Ke Mae Fah Luang University di Chiang Rai

Berbicara mengenai kehidupa mahasiswa Thailand merupakan topik yang menarik untuk ditulis. Banyak aspek yang bisa dibahas disini, mulai dari dimana mereka tinggal, bagaimana ke kampus, kegiatan di kampus, kegiatan di PPI Thailand/PERMITHA, kegiatan bersama KBRI Bangkok, kegiatan bersama orang Thailand dan lainnya berbagai macam aktivitas selama kuliah dan hidup di Thailand.

Tempat Tinggal Mahasiswa

Athen Apartment, Tempat Tinggal Legendaris Mahasiswa dan Masyarakat Indonesia di Bangkok

Umumnya mahasiswa tinggal di apartemen sewa, sebagian tinggal di asrama mahasiwa yang disediakan oleh kampus. Anda jangan membayangkan bahwa apartemen yang disewa seperti bayangan kita tentang apartemen di Indonesia yang serba mewah dan ditengah kota. Ya memang apartemen di Thailand biasanya terdiri dari beberapa lantai, namun untuk kelas mahasiswa tentu tidak semewah di Indonesia tentang apartemen. Bahkan kadang lebih mirip “kos-kosan” kalau kita di Indonesia.

Demikian halnya asrama mahasiswa, tidak selamanya kumuh seperti asrama mahasiswa di Indonesia. Untuk kampus seperti Chulalongkorn University, mempunyai asrama mahasiswa yang relatif baru dan lumayan mewah (bagi saya…hehe). Dan tentu biaya sewa lebih mahal. Namun dengan fasilitas yang lengkap dan terbaru.

To be continued…insyaAllah

 

 

*Penulis adalah alumni Chulalongkorn University, tinggal di Thailand antara tahun 2013-2015.

 

Petchburi Soi Jet, Kampung Muslim dan Surga Makanan Halal di Bangkok

Oleh: Heri Akhmadi, M.A.

Tulisan tentang “Petchburi Soi Jet, Kampung Muslim dan Surga Makanan Halal di Bangkok” boleh jadi merupakan salah satu tulisan saya yang tertunda bertahun-tahun lamanya. Ya, ini tulisan yang sudah saya rencanakan bahkan sejak awal saya menulis di blog sekitar tahun 2013 lalu. Meski pada waktu itu saya sendiri belum tinggal di kawasan ini, namun karena hampir tiap hari (terutama saat jadwal sholat di Masjid Darul Aman) saya ke sini, jadi sudah seperti daerah sendiri.

Hingga akhirnya pada pertengahan tahun 2014 saya “hijrah” ke sini, setelah “digusur” dari Athen Apartment di Soi 11 (Soi Sip Et) yang direnovasi untuk dijadikan hotel. Sejak saat itulah saya sekeluarga “resmi” menjadi “warga” Soi Jet, hingga saya lulus kuliah dan pulang kampung ke Indonesia pada awal tahun 2015.

Asal Nama Petchburi Soi Jet baca selanjutnya

Mengenal Kultur dan Karakter Orang Thailand, Pelajaran dari #ThailandCaveRescue

Oleh: Heri Akhmadi, M.A.

Kisah heroik misi penyelamatan 12 anak Tim Sepakbola Thailand dan seorang pelatihnya beberapa waktu lalu masih menjadi pembicaraaan di berbagai media di dunia hingga saat ini. Sebagaimana dikutip dari BBC NEWS dalam salah satu artikelnya berjudul “Thailand cave: The successfull search for lost boys” disebutkan bahwa mereka terjebak selama 9 hari di dalam gua sejak mereka masuk gua Tham Luang di Chiang Rai (salah satu provinsi bagian utara Thailand) pada tanggal 23 Juni 2018 hingga ditemukan pada 2 Juli 2018.

Tham Luang Cave Map, pict. credit bbc.com

Terjebak di dalam gua selama 9 hari, hidup hampir tanpa cahaya dan makanan, sejauh 2 mil atau lebih dari 3 kilometer dari pintu masuk, pada kedalaman 800-1000 meter dari permukaan tanah, tanpa tahu apakah akan ada yang datang menyelamatkan mereka, ini merupakan kejadian yang luar biasa.

Dan, Alhamdulillaah…ajaibnya akhirnya mereka ditemukan dalam keadaan selamat setelah 9 hari dalam kegelapan, lengkap dengan ke 13 orang itu masih hidup. Hidup dengan kondisi seperti itu tentu bukan perkara mudah, memelihara perasaan, mengelola kepanikan dan keegoisan serta mempertahankan harapan untuk hidup jelas bukan sesuatu yang mudah bahkan bagi orang dewasa sekalipun.

Continue reading

Bangkok, Kota Budha Dengan Puluhan Masjid dan Kampung Muslimnya

Masjid Darul Aman Petchburi Soi 7 Bangkok

Oleh: Heri Akhmadi, M.A

Selamat berbahagia sahabat semua…Tulisan saya kali ini tentang “Bangkok, Kota Budha Dengan Puluhan Masjid dan Kampung Muslimnya” saya tulis ditengah kegembiraan masyarakat Thailand dan dunia akan kesuksesan misi penyelamatan 12 anak Tim Sepakbola Thailand dan seorang pelatihnya. Perkembangan berita itu yang menjadi headline di beberapa media akhir-akhir ini, ikut mengingatkan saya akan nostalgia hidup di sana. Dua tahun lebih hidup di sana, mendapat pendidikan pascasarjana di sana dan kelahiran anak pertama saya disana, tentu membuat Bangkok dan Thailand umumnya selalu mempunyai ikatan rasa jika sesuatu terjadi di sana.

Demikian juga tulisan ini, sebenarnya sudah lama saya ingin menulis topik ini, hanya saja kesibukan kampus dan lainnya membuat belum sempat menuliskannya. Padahal bahan di pikiran dan juga beberapa pertanyaan pembaca sudah sering kali mampir di email dan pikiran saya.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya mencoba memulainya. Ya, karena mungkin ini tidak akan selesai dalam sekali menulis. Bukan karena bahannya tidak ada, namun karena banyaknya bahan yang saya ingin berbagi dengan pembaca sekalian. Terlebih topik ini, topik yang umumnya (orang Indonesia) di awal dirasakan ketika akan ke Thailand, baik untuk tinggal lama di sana ataupun sekedar berwisata ke sana. Continue reading