Memahami dan Mengurus Visa Studi dan Visa Kunjungan ke Thailand

Oleh: Heri Akhmadi, M.A.

Visa ibarat tiket untuk bisa masuk dalam suatu pertunjukan. Oleh karena itu, visa merupakan dokumen yang sangat penting bagi yang akan masuk ke suatu negara, apapun alasannya. Terlebih untuk keperluan studi lanjut yang jelas tidak sekedar sehari-dua hari kunjungan. Oleh karena itu, memahami apa saja visa kunjungan ke Thailand dan bagaimana mengurusnya merupakan hal yang penting bagi yang akan berkunjung ke sana. Bahkan bagi yang hanya akan berkunjung sekedar wisata satu atau dua hari saja.

Ya, meski Thailand, sebagai sesama negara ASEAN telah menerapkan kebijakan “bebas visa” 30 hari kunjungan bagi seluruh pemegang paspor Indonesia. Namun perlu juga anda paham seperti apa itu visa, termasuk “free visa” kunjungan sekalipun. Paling tidak anda tahu medan sebelum berperang…koq se_ngeri itu ya…maklum pengalaman tak terlupakan saya pertama ke Thailand hampir saja dideportasi…kaya TKI ilegal saja ya…hehehe

Saya sendiri selama 2 tahun lebih hidup di Thailand pernah pengalaman menggunakan berbagai tipe visa. Mulai dari free visa 30 (ini yang pertama dan hampir di deportasi), Non-Ivisa keluarga O, dan visa studi ED), pernah juga ke sana setelahnya (menggunakan visa kunjungan/turis).

Pertama, sekedar mengingatkan bahwa visa adalah izin yang diberikan oleh suatu negara (dalah hal ini imigrasi) terhadap orang asing untuk masuk, tinggal dan melakukan/tidak melakukan sesuatu serta pergi/meninggalkan negara tersebut (Wikipedia, 2018). Selanjutnya mengenai jenis-jenisnya, untuk visa ke Thailand ada beberapa jenis visa:

  1. Visa Turis/Visa 30 hari FREE (termasuk visa on arrival)
  2. Visa Studi
  3. Visa Bisnis/Kerja
  4. Visa Pernikahan (marriage visa)
  5. Visa Pensiunan (retirement visa)
  6. Visa Permanent Resident

VISA TURIS: BEBAS Visa Kunjungan 30 hari

Pertama yang perlu dipahami dan semoga juga sudah diketahui, bahwa Thailand sebagai sesama negara ASEAN telah memberlakukan perjanjian bebas visa kunjungan (turis/wisata) bagi sesama negara anggota ASEAN termasuk Indonesia selama 30 hari. Jadi, seperti berkunjung ke Malaysia atau Singapura, jika anda sebagai WNI pemegang paspor Indonesia dan bertujuan ke Thailand untuk “berkunjung” atau wisata untuk maksimal 30 hari maka tidak perlu mengurus atau mengajukan visa ke Kedutaan/Konsulat Thailand di Indonesia.

Visa Pertama Ke Thailand

Anda cukup menyiapkan tiket pulang-pergi saja lalu bawa paspor (dengan sisa masa berlaku min. 6 bulan) dan berangkat ke Thailand, insyaAllah diterima masuk ke sana. Saya garis bawahi mengenai tiket pergi-pulang karena ini yang menjadi syarat utama visa ini diberikan.  Visa ini kadang dinamakan dengan Visa on Arrival. Karena visanya didapatkan saat anda tiba di bandara dan diperiksa oleh imigrasi Thailand di bandara atau perbatasan masuk ke Thailand.

Wujud visanya hanya sebuah stempel petugas imigrasi di bandara tempat anda mendarat dan masuk ke Thailand atau dengan sebutan lain, visa on arrival (lihat gambar disamping). Jadi untuk visa ini anda tidak perlu mengurus apa-apa, hanya sekali lagi siapkan paspor dan tiket pulang pergi. Plus data dimana anda akan tinggal. Karena ini diperlukan untuk menulis di Departure Card yang anda terima dari pramugari pesawat sebelum anda mendarat dan diserahkan ke petugas imigrasi.

Departure card ini penting dan jangan sampai hilang selama anda di Thailand, baik untuk kunjungan sebentar maupun lama. Kalau sampai hilang maka akan lama urusannya. Alhamdulillaah saya belum pernah…hehe.

Meski visa ini visa free, dan tidak perlu aplikasi pengajuan visa sebagaimana saya jelaskan di atas. Namun terkadang pihak imigrasi mengadakan “random checking”, dan biasanya ditanyakan maksud kunjungan, tinggal dimana dan punya uang berapa. Saya punya pengalaman “tak terlupakan” mengenai hal ini saat pertama kali ke Thailand, dan hampir saja dideportasi…haha. Ceritanya panjang, lain waktu insyaAllah saya ceritakan.

Visa kunjungan 30 hari ini, basically untuk tujuan kunjungan wisata. Oleh karena itu, kalau anda ditanya petugas imigrasi alasan kunjungan ke Thailand, jawaban paling aman adalah mau piknik atau traveling (tips). Pertama, karena visa ini memang tujuan utamanya untuk itu. Kedua, tidak perlu pertanyaan lain kalau anda sudah jawab ini. Ketiga, karena ini traveling kan mendatangkan visa untuk mereka jadi pasti mereka senang dan akan menyambut dengan gembira. Terlebih Thailand merupakan salah satu tourist destination dunia.

Bagaimana jika punya tujuan lainnya misal kunjungan kampus, magang 30 hari dll, apakah bisa menggunakan visa ini?. Menurut pengalaman saya bisa. Saya pernah mengantar magang mahasiswa saya selama 28 hari di Khon Kaen University juga pakai visa jenis ini dan Alhamdulillaah aman sampai pulang kembali. Tapi untuk amannya anda sebaiknya punya surat pengantar baik dari Indonesia maupun dari tempat magang anda di Thailand. Namun jangan sekali-kali menggunakan visa ini untuk bekerja, karena kalau ketahuan makan akan didenda dan dideportasi plus dibanned untuk masuk ke Thailand selama beberapa tahun. Karena untuk visa kerja ada sendiri (Visa B, bisnis).

Visa ini hanya berlaku 30 hari. Bagaimana jika ingin piknik atau magang misalnya lebih dari 30 hari?. Cara paling mudah adalah anda ke perbatasan terdekat (Laos misalnya bagi yang tinggal di Bangkok, atau ke Malaysia bagi yang di Thailand selatan) lalu keluar dari Thailand dan masuk lagi seperti biasa. Ini juga yang banyak dimanfaatkan para keluarga (bukan keluarga inti, kalau keluarga inti bisa pakai visa keluarga/visa O) dan juga pekerja ilegal di Thailand.

Selain dengan cara itu, anda bisa juga mengajukan visa turis selama 60 hari dengan masa waktu entry 3 bulan. Artinya anda punya izin tinggal di Thailand selama 60 hari dan bisa bolak-balik selama beberapa kali (tergantung single/multiple entry visa) ke Thailand. Hanya saja visa turis 60 hari ini tidak free alias berbayar dan ada beberapa persyaratan antara lain:

  1. Punya deposit bank minimal Rp. 8 juta (USD 700) atau Rp. 16 juta (USD 1400) per keluarga untuk single entry dan sejumlah Rp. 80 juta (USD 8000) untuk multiple entry
  2. Letter of employment
  3. Booking Hotel
  4. Application fee Rp. 560.000 (single entry) atau Rp. 2.800.000 (multiple entry)
  5. dll syarat lainnya. Lihat detail di website Kedutaan Thailand di Jakarta.

Dengan seabreg persyaratan dan biaya itulah mengapa bagi yang bermaksud kunjungan lebih dari 30 hari banyak yang menggunakan cara mudah dan murah dengan ke perbatasan terdekat. Keluar lalu masuk lagi dengan free. Untuk yang seperti ini bahkan di Bangkok ada penyedia jasanya, semacam travel agent ke Laos selama 1 hari, nginap disana (biar dianggap kunjungan wisata beneran…hehe), lalu balik lagi dengan visa free.

Visa Studi, Non-Immigrant Visa “ED”

Bagi yang akan melanjutkan studi atau kuliah ke Thailand, baik untuk short course (6 bulan misalnya) atau full time student (lebih dari 1 tahun) tentu tidak memungkinkan menggunakan visa turist. Pertama jelas tidak boleh, kedua jelas repot dan banyak biaya. Untuk itu umumnya menggunakan visa belajar atau dikenal dengan “Non-Immigrant Visa ED”.

Contoh Visa Belajar Saya (Non-immigrant Visa ED)

Visa ini bisa diurus dan Kedutaan/Perwakilan Thailand (konsulat) di Indonesia (Jakarta, Medan, Makassar, Denpasar) dengan memenuhi beberapa persyaratan dan membayar biaya aplikasi visa. Diantara persyaratannya sebagaimana disebutkan oleh website Kedutaan Thailand di Jakarta antara lain:

1. Visa Application form(s) and photograph(s): Completed and signed Visa Application form and 2 recent photograph(s) (size 3.5×4.5 cm). Non-Indonesian applicants may be required to submit more than one set of application form. (See: Additional Requirements for Non-Indonesian Applicants)

2. Passport (valid for no less than 6 months)

3. Original acceptance letter from the school, training institution or company in Thailand. The letter must be typed in the school/company’s letter head signed by authorized person and a copy of School license or business registration (Copies of documents must be signed by authorized person and an affixed seal)

Important Notes: For informal courses e.g. Thai language and cultural training courses, applicants must provide documents which demonstrate that the course meets the minimum requirement as follows:

– If the course is less than 5 months, the period of study must be at least 4 days per week, 2 hours per day.

– If the course is longer than 5 months, the period of study must be at least 5 days / week, 5 hours per day.

4. Additional document in case of internship/exchange in Thailand: Letter of certification from the University in which the applicant is currently enrolled, providing information on the student status, purpose and period of the internship in Thailand

5. Additional document for applicants who will study at secondary education institution or below: Letter of Approval from the Office of the Basic Education Commission or its district offices e.g. the Primary/Secondary Educational Service Area Office or the Bureau of Educational Development for Special Administration Zone in the South

6.  Police Record issued by the Police in Indonesia or the country of residence (the Police Record must be in English and issued within one month): for applicants enrolled in university
or higher education institution and informal courses

7. Application fee (Cash only in Indonesian Rupiah – Non-refundable): IDR 1,120,000

Setelah semua persyaratan dipenuhi selanjutnya tinggal datang ke ke Kedutaan/Perwakilan Thailand di Indonesia dan mengajukan permohonan visa. Biasanya satu pekan selesai.

Visa studi ini saat pertama kali hanya berlaku 90 hari. Selanjutnya setelah anda di Thailand sebelum habis batas waktu 90 hari maka anda harus mengajukan visa baru, dengan masa waktu 1 tahun. Namun demikian, meski berlaku satu tahun anda tetap harus wajid lapor setiap 90 hari (90 days report). Jadi setiap 90 hari anda meski ke imigrasi di Bangkok untuk lapor, kalau tidak anda didenda minimal 2000 baht (sekitar 800 ribuan, dg kurs 1 baht Rp. 400) meski telat 1 hari.

Visa Keluarga, Non-Immigrant Visa “O”

Apabila anda kuliah/kerja di Thailand tetapi ingin membawa keluarga untuk waktu yang lama, maka anggota keluarga harus mengajukan visa keluarga atau dikenal dengan Non-Immigrant Visa “O”. Anggota keluarga yang boleh mengajukan jenis visa ini hanyalah anggota keluarga inti: Suami/istri, anak dan orang tua yang dibuktikan dengan kartu keluarga.

Saya sendiri pernah sekali mengajukan visa ini, dulu sewaktu menemani istri saya sebelum saya sendiri diterima kuliah di Chula dan selanjutnya mengajukan visa ED.

Visa Keluarga, Non-Immigrant Visa “O”

Secara detail persyaratannya adalah:

Full-time student under 20 years old: The student’s parents must show proofs of family relationship and a letter of certification from the educational institution in Thailand.

Full-time student above 20 years old: The student’s spouse and children must show proofs of family relationship and a letter of certification from the educational institution in Thailand. Civil partnership certificate is not accepted.

– Not applicable for students who take informal courses e.g. Thai language or cultural training courses.

– Dependents are prohibited to work in Thailand.

Demikian sekilas tentang visa studi dan kunjungan ke Thailand. Untuk jenis visa lainnya, saya belum punya pengalaman. Silakan bisa dipelajari di website Kedutaan/Perwakilan Thailand di Indonesia.

Salam hangat, semoga bermanfaat.

 

References:

Royal Thai Embassy, Jakarta. 2018. Important information on visa application. Accessed from: http://www.thaiembassy.org/jakarta/en/services/64465-Visa.html

– ThaiEmbassy.com. 2018. Types of Thai Visa. Accessed from: http://www.thaiembassy.com/thailand/thailand-visa-types.php

– Wikipedia. 2018. Travel Visa. Accessed from: https://en.wikipedia.org/wiki/Travel_visa

 

Advertisements

One thought on “Memahami dan Mengurus Visa Studi dan Visa Kunjungan ke Thailand

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s