Tips Memilah dan Memilih Jurnal Bereputasi dan Impact Factor Tinggi untuk Publikasi

Oleh: Heri Akhmadi.
PhD Student, Kangwon National University Korea, HEAT Scholarship Awardee.

Memilah dan memilih jurnal yang tepat dengan peluang diterima (acceptance rate) yang besar merupakan salah satu kunci publish artikel di jurnal bereputasi. Karena untuk bisa publish di jurnal berreputasi atau Q1 tidak hanya memilih jurnal yang bagus atau top di bidangnya, tapi juga perlu mempertimbangkan beberapa faktor selain quartil jurnal, misal berapa jumlah dokumen yang terbit per tahun untuk mengukur tingkat penerimaan, berapa lama terbit dari sejak diterima hingga apakan berbayar atau tidak (kecuali dana bukan masalah tentu lain cerita).

Artikel tentang memilih jurnal untuk publikasi ini pada dasarnya masih bagian dari seri artikel saya sebelumnya mengenai “Menulis Artikel Ilmiah di Jurnal Q1 Bereputasi dan Impact Factor Tinggi” yang sudah saya posting sebelumnya. Awalnya materi tulisan ini pun ada di bagian akhir artikel tersebut, tapi karena ternyata cukup banyak dan saya khawatirnya jadi tidak fokus maka saya putuskan dibuat terpisah saja. Selain itu juga karena ada beberapa tambahan materi seiring waktu.

Platform Pencari Jurnal

Mencari jurnal yang tepat mungkin seperti mencari jodoh ya…hehe. Kita tidak hanya mementingkan “bobot (quartil), bibit (publisher), bebet (tampilan)” saja, tapi juga harus sadar diri akan kelayakan paper kita, istilah nikahnya “sekufu” lah…alias yang sepadan. Jadi ternyata meskipun ada ribuan jurnal di sana, tidak semudah itu bos untuk mencarinya…haha (bahkan sampai ada situs berbayar yang membantu untuk mencari jurnal yang tepat…hehe).

By the way tidak usah khawatir, meskipun ada ribuan pilihan jurnal dan mungkin kita bingung untuk memilihnya, apalagi kalau papernya masih pas-paspasan seperti punya saya…hehe, teknologi informasi telah memberikan berbagai perangkat yang memudahkan kita mencari jurnal yang mungkin pas untuk manuskrip kita punya. Ada beberapa platform yang bisa digunakan untuk memilih jurnal yang sesuai dengan manuskrip yang akan disubmit. Saya bagi ini platform pencari jurnal ini setidaknya menjadi 2 kategori:

  1. Platform Pencari Jurnal Menyesuaikan Manuskrip
  2. Platfom Pencari Jurnal Tanpa Manuskrip

Lebih detail mengenai kedua hal tersebut dan langkah-langkah mencari jurnalnya lihat penjelasan berikut ini:

#1. Platform Pencari Jurnal Berdasarkan Manuskrip

Jadi pada platform ini akan lebih tepat digunakan jika sudah ada manuskrip atau draf paper yang akan disubmit (setidaknya ada judul dan abstraknya). Pada platform ini mesin pencari akan membantu memilih jurnal yang bener-bener sesuai dengan paper kita berdasarkan judul dan abstrak atau ringkasan papernya. Jadi boleh dibilang ini gold standard dalam mencari jurnal, karena akan dihasilkan jurnal yang kemungkinan besar sesuai paper kita.

Teknisnya (umumnya) dengan mengupload judul, abstrak dan kata kunci paper kita. Lalu platform ini akan mencari jurnal yang paling tepat (best match). Diantara platformnya adalah:

Ke-empat platfom ini teknisnya sama, di sini saya contohkan satu saja dari Journal Finder Elsevier.

Mencari di Journal Finder Elsevier

Journal Finder dari Elsevier ini membantu sekali untuk mencari jurnal yang terindeks Scopus. Prinsipnya mudah, cukup menginput judul dan abstrak dari manuskrip. Untuk ke silakan klik di sini:

journal finder elsevier

Pada jurnal finder tersebut, tinggal copy paste judul dan abstrak nanti jurnal finder akan merekomendasikan jurnal-jurnal yang sesuai dengan konten manuskrip kita.

journal finder elsevier result

Contoh Hasil Pencarian Jurnal di Elsevier Journal Finder

Dari hasil di Elsevier Journal Finder ada beberapa indikator yang perlu dilihat:

  • Text macth score: kesesuaian dengan judul dan abstract (semakin “sinyal” penuh semakin baik)
  • Impact faktor: di atas 3 umumnya Q1. Jika belum ada impact factor umumnya “jurnal baru” dan peluangnya cukup besar.
  • Acceptance rate: tingkat penerimaan (pilih yg diatas 20%)
  • Time to publication: lama waktu sampai terbit. (pilih yang cepat)

#2. Platfom Pencari Jurnal Tanpa Manuskrip

Pada platform ini kita mencari jurnal tanpa harus ada manuskripnya. Alias kita tinggal mencari jurnal yang kita inginkan berdasarkan kriteria yang kita bidik. Misal berdasarkan keilmuannya (misal: Pertanian), kategori Ilmu (misal: ilmu pangan), asal negara penerbit, tipe (open access atau subscription) dan indexingnya. Banyak platform tentunya, berikut diantaranya yang bisa digunakan untuk mencari jurnal Q1 bereputasi:

Mencari Jurnal di Schimago Journal Rank

Schimago Journal Rank ini pada dasarnya untuk mencari jurnal-jurnal yang terindeks SCOPUS, meski ada juga pilihan jurnal yang terindeks Web of Science (WoS). melalui Schimago Journal Rank kita bisa mencari jurnal baik berdasarkan area penelitian, kategori bahkan asal jurnalnya (negara). Demikian juga bisa melihat tahun terbitnya (masih terindeks tidak). Jadi simpel caranya tinggal masuk ke website Schimago Journal Rank lalu pilih menu yang ada.

  • Subject Area misal: Agriculture
  • Subject Categories, misal: Food Science
  • Region/countries, misal: Indonesia
  • Type: Journal/Proceeding/Book

Ada juga menu penyaring apakah memilih yang Open Access atau juga ada pilihan apakah jurnalnya juga terindeks WoS (selain terindeks scopus sebagai “pemilik” website ini).

SJR Finder

Tampilan Schimago Journal Rank

Mencari Jurnal di SINTA Kemdikbud

SINTA atau kepanjangan dari Science and Tecnology Index merupakan platform database peneliti made in Indonesia yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI. Sebelum Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) digabung dengan Kemdikbud, SINTA dikelola oleh Kemenristek/BRIN.

Untuk pencarian jurnal Q1 bereputasi melalui SINTA Kemdikbud, caranya adalah dengan melihat “Top 50 Author” 3 tahun terakhir dan melihat publikasinya dengan berdasarkan bidang ilmunya. Hampir pasti mereka yang di Top 50 author itu publikasinya banyak di jurnal Q1. Lihat saja publikasinya dan jurnalnya di mana. Jadi teknisnya masuk ke web melalui SINTA Kemdikbud, klik “Top 50 Author” lalu pilih author yang sesuai bidang ilmu anda. Lalu cek publikasinya, biasanya yg teratas di jurnal Q1. Lalu cek jurnalnya.

Sinta Top 50

Cek Validasi Indeks Jurnal – Menghindari Predatory Journal

Selanjutnya setelah menemukan jurnal yang sesuai manuskrip, jangan lupa untuk mengecek jurnal-jurnal yang akan dibidik untuk publikasi tersebut di pengindeks yang kita tuju, tujuannya:

  1. Mengetahui apakah masih betul-betul terindeks atau sudah discontinue
  2. Mengetahui pada quartil berapa, serta berapa impact factornya
  3. Mengetahui tren penerbitan jurnal tersebut (berapa dokumen tiap tahun) untuk mengetahui peluang diterima jika submit di jurnal tersebut.

Untuk mengecek jurnal bisa ke:

Catatan: untuk bisa mengakses dengan fitur penuh umumnya mensyaratkan sudah mempunyai akun yang berlisensi baik di Scopus maupun di Clarivate.

Setelah menemukan jurnalnya selanjutnya pilih dengan mempertimbangkan beberapa hal:

  1. Utamakan yang besar peluang diterimanya (acceptance rate >30%)
  2. Waktu review & waktu terbit yg cepat.
  3. Pilih journal denga impact factor (IF) tinggi & gratis lihat kode (S) Subscription, dan (OA) Open Access. Pilih yang ada kode S&OP.
  4. Hindari yang hanya ada kode OA, karena berbayar. Kecuali siap membayar…hehe

Demikian artikel tentang memilih jurnal Q1 bereputasi. Bagi yang masih galau mau publish di jurnal mana semoga segera ketemu “jodohnya”. Semoga bermanfaat.

Chuncheon, 30 Desember 2021.
**************************************

Reference:

2 comments

  1. […] bagaimana memilah dan memilih jurnal yang tepat silakan bisa baca artikel saya khusus mengenai “Memilah dan Memilih Jurnal Q1 Bereputasi dan Impact Factor Tinggi untuk Publikasi”. Pada artikel tersebut dijelaskan dengan gamblang mulai dari memilih yang impact faktornya tinggi, […]

    Like

  2. […] mencari dan memilih artikel jurnal bisa lihat tulisan saya sebelumnya mengenai “Memilah dan Memilih Artikel Jurnal Bereputasi”. Di artikel tersebut ada beberapa database yang bisa digunakan untuk mencari jurnal mulai dari […]

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: