Tag Archives: Academic Writing

Tips Menulis Paper/Artikel Ilmiah Dalam Bahasa Inggris Part 3: Reporting Verb Untuk Mengutip Pendapat dan Memaparkan Hasil Penelitian

Oleh: Heri Akhmadi, M.A.

Tulisan ini merupakan bagian ketiga/Part 3 (terakhir) dari seri artikel saya mengenai “Tips Menulis Paper/Artikel Ilmiah Dalam Bahasa Inggris”. Setelah di Part 1 (bagian pertama) saya berbicara lebih pada pengantar dan pemilihan frase yang digunakan pada tiap bagian tulisan, selanjutnya pada Part 2 lebih fokus pada pemilihan tenses atau bentuk susunan kalimat. Pada bagian akhir ini Part 3 lebih fokus pada bagaimana memilih dan menggunakan “reporting verb” dalam tulisan ilmiah.

Reporting verb banyak digunakan pada academic writing (dan juga academic speaking) saat kita mengutip pendapat/mensitasi suatu tulisan/referensi. Problemnya adalah, pekerjaan ini (mensitasi atau mengutip referensi) merupakan hal yang pasti dan banyak dilakukan dalam suatu tulisan, sehingga kadang penulis sering mengulang menggunakan istilah yang sama atau bingung menggunakan reporting verb yang mana karena saking banyaknya jumlahnya.

Hal lain yang juga kadang tidak dipahami dalam menggunakan reporting verb pada tulisan ilmiah berbahasa Inggris/academic writing adalah derajat penekanan yang membedakan satu reporting verb dangan lainnya. Misal ketika penulis ingin menyampaiakn kutipan author yang bersifat menjelaskan dengan yang bersifat meyakinkan, atau antara hasil yang sudah fix dengan yang masih dugaan. Disinilah perlunya memahami penggunaan reporting verb yang tepat (insyaAllah dibahas pada bagian akhir artikel ini).

Berikut penjelasan mengenai penggunaan reporting verbs yang merupakan modifikasi dari artikel VERBS TO INTRODUCE QUOTATIONS AND PARAPHRASES (sebagian saya copy paste, edit, tambahkan catatan dan modifikasi semampunya). Selamat membaca…

LIST REPORTING VERBS

Sebagaimana saya sampaikan sebelumnya, pengutipan pendapat atau hasil penelitian orang lain dalam tulisan ilmiah merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan atau bahkan suatu keharusan untuk menguatkan argumen atau mendukung hasil atau pendapat kita sebagai penulis. Oleh karena itu terkadang penulis kesulitan memilih atau kadang kurang pengetahuan sehingga cenderung mengulang menggunakan satu jenis reporting verb yang sama untuk beberapa kutipan.

Untuk mencega repetisi atau pengulangan, berikut saya cantumkan list/daftar reporting verbs yang umumnya digunakan. Susunan ini ditulis secara alphabetical order untuk memudahkan. Silakan cek kamus untuk detai arti/maknanya.

acknowledge deal with find maintain see
add define form negate separate
admit demonstrate focus on note show
advise deny give example object to stand for
advocate describe go on to say observe state
agree develop identify offer oppose stress
analyze disagree imply point out suggest
argue discuss include provide support
assert dispute incorporate put forward talk about
believe distinguish indicate question think
claim emphasize insist quote tend to
comment endeavour interpret refer to treat
compare examine introduce refute try to
conclude expand on judge reject use
confirm explain justify report underline
concentrate explore link represent underscore
continue express list respond view
criticize feel locate reveal write

Adapun mengenai penggunaan pada kalimat, berikut daftar reporting verb sesuai dengan derajat penekanan pada kalimatnya:

Verbs untuk menunjukkan posisi NEUTRAL:

according to comment describe note state
acknowledge define discuss point out

Verbs untuk menunjukkan the AUTHOR’S POSITION pada suatu bahasan:

argue claim emphasize recommend suggest
assert defend maintain reject support
challenge doubt put forward refute

Verbs untuk menunjukkan what the AUTHOR’S THINKING:

assume consider recognize
believe hypothesize think

Verbs untuk menunjukkan author is PROVING SOMETHING:

confirm prove validate
establish substantiate verify

Verbs untuk menunjukkan what the author DID:

analyze estimate examine investigate study
apply evaluate find observe

Verbs untuk menunjukkan slight uncertainty saat membuat suatu kesimpulan:

Pada tulisan ilmiah, penulis atau peneliti perlu SANGAT HATI-HATI saat melaporkan hasil penelitian atau membuat suatu kesimpulan dari pekerjaan yang dilakukan. Termasuk bentuk KEHATI-HATIAN adalah dalam pemilihan kata-kata atau bahasa yang digunakan untuk menunjukan realita dan pesan yang benar dan valid pada kalangan akademik.

Oleh karena itu, perlu dijelaksan derajat kepastiannya, they often need to be very clear about the level of certainty they can adopt about the conclusions and observations. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan beberapa bentuk verb atau frasa seperti berikut ini:

Modals: may, might, can, could, would, should
Verbs: seem to, appear to, believe, assume, suggest, estimate, tend to, think, indicate
Adjectives and adverbs: possible, probable, likely, unlikely, perhaps, possibly, probably

Demikian, semoga bermanfaat.
……………………………………………….

Bogowonto Train, Selasa 13 Agustus 2019. Ditulis dalam perjalanan dari Purwokerto ke Jogja diatas Kereta Api Bogowonto.

References:

  1. Siti Nurjannah. 2019. Materi Ceramah Academic Writing (catatan yang disampaikan). Fakultas Pendidikan dan Bahasa UMY
  2. Mubarak Ahmed. Verbs To Introduce Quotations And Paraphrases. METU School of Foreign Languages Academic Writing Center
  3. Fei Yu Chuang, 2017. Reporting Verbs. Warwick Univeristy accessed from https://warwick.ac.uk/fac/soc/al/globalpad/openhouse/academicenglishskills/grammar/reportingverbs/
  4. Feature image credit to http://www.mrvoip.com

Tips Menulis Paper/Artikel Ilmiah Dalam Bahasa Inggris Part 2: Memilih TENSES dalam Academic Writing

Oleh: Heri Akhmadi, M.A.

Ini merupakan bagian kedua dari artikel saya mengenai “Tips Menulis Paper/Artikel Ilmiah Dalam Bahasa Inggris”. Pada tulisan sebelumnya di Part 1 (bagian pertama) lebih pada pengantar dan pemilihan frase yang digunakan pada tiap bagian tulisan, pada Part 2 ini akan lebih fokus pada pemilihan tenses atau bentuk susunan kalimat.

Ya, tenses bagi yang belajar bahasa Inggris kadang jadi “momok yang menakutkan”. Gampang-gampang susah istilahnya (sy gunakan ungkapan ini biar yang banyak gampangnya…hehe). Untuk itu saya coba menyampaikan apa yang saya dapatkan mengenai tenses ini, tentu bagian dari pembelajaran saya juga.

Penggunaan Tenses

Berbicara mengenai tenses dalam bahasa Inggris, ada setidaknya 16 bentuk tenses (mungkin ini yang kadang bikin momok…hehe). Namun demikian, menurut The Writing Center University of Carolina dalam academic writing Present simple, past simple, and present perfect verb tenses merupakan tenses yang paling sering digunakan dalam academic writing (sekitar 80%). Untuk itu, tulisan ini fokus pada pemilihan/penggunaan tenses itu.

Adapun mengenai pada bagian apa digunakan di tubuh tulisan, pada umumnya paper menggunakan:

  1. Simple present tense (paling banyak)
  2. Simple past tense (methodology)
  3. Present prefect tense
  4. Future tense (sedikit, biasanya di akhir)

Berikut penjelasan dari masing-masing tenses yang merupakan modifikasi dari artikel “The Three Common Tenses Used in Academic Writing” dari The University Writing Center George Mason University (sebagian saya copy paste, tambahkan catatan dan modifikasi dari references no.3 (anonym) .

PRESENT SIMPLE TENSE

The present simple tense is the basic tense of most academic writing. Specifically, the present simple is used:

  • To “frame” your paper. In your introduction, the present simple tense describes what we already know about the topic; in the conclusion, it says what we now know about the topic and what further research is still needed.
  • To make general statements, conclusions, or interpretations about previous research or data, focusing on what is known now (The data suggest… The research shows…).
  • To cite a previous study or finding without mentioning the researcher in the sentence:

“The dinoflagellate’s TFVCs require an unidentified substance in fresh fish excreta” (Penrose and Katz, 330).

  • To introduce evidence or support:

“There is evidence that…”

PAST SIMPLE TENSE

Past simple tense is used for two main functions in most academic fields:

  1. To introduce other people’s research into your text when you are describing a specific study, usually carried out by named researcher. The research often provides an example that supports a general statement or a finding in your research.
  • …customers obviously want to be treated at least as well on fishing vessels as they are by other recreation businesses. [General claim]
  • De Young (1987) found the quality of service to be more important than catching fish in attracting repeat customers. [Specific supporting evidence]  
  1. To describe the methods and data of your completed experiment/research.
  • We conducted a secondary data analysis…
  • Statistical tests and t-student test were used for statistical analysis.
  • The control group of students took the course previously…
  • The researcher distributed questionnaires to 100 respondents, and ……..
  • Interview was conducted to collect data.
    The data were analyzed using T-test.
  • The 15,562 students who identified themselves as smokers were included in this study.

PRESENT PERFECT TENSE

The present perfect is mostly used for referring to previous research in the field or to your own previous findings. Since the present perfect is a present tense, it implies that the result is still true and relevant today.

The subject of active present perfect verbs is often general: “Researchers have found,” “Studies have suggested.”

Look at the following examples:

Some studies have shown that girls have significantly higher fears than boys after trauma (Pfefferbaum et al., 1999; Pine &; Cohen, 2002; Shaw, 2003). Other studies have found no gender differences (Rahav and Ronen, 1994). (Psychology)

A new topic can be introduced with this structure:

There have been several investigations into…

The present perfect forms a connection between the past (previous research) and the present (your study). So, you say what has been found and then how you will contribute to the field. This is also useful when you want to point out a gap in the existing research.

Penggunaan present perfect juga sebagai jembatan dari past tense ke present. Menggunakan present perfect maka subjek yang disampaikan “must to be true”, sudah terbukti benar.

  • Penggunaan passive past tense, jadi lebih fokus pada konten dari pada pada peneliti.
  • Akan terhindar dari penyebutan “the researcher…”

More recently, advances have been made using computational hydrodynamics to study the evolution of SNRs in multidimensions…

However, a similar problem exists in the study of SNR dynamics. [gap] (Astrophysics)

The passive voice is common in the present perfect tense to describe previous findings without referring directly to the original paper: “…has been studied; it has been observed that…” You should usually provide citations in parentheses or a footnote.

You can also use the present perfect tense to tell the history of your idea (what “has created” it?), describe the results of your research (“we have developed a new…”), or to draw conclusions (“this has led us to conclude that…”).

Demikian, semoga bermanfaat.

……………………………………………….

Bogowonto Train, Selasa 13 Agustus 2019. Ditulis dalam perjalanan dari Purwokerto ke Jogja diatas Kereta Api Bogowonto.

References:

  1. The Writing Center of University of Carolina. VERB TENSES. Accessed from: https://writingcenter.unc.edu/tips-and-tools/verb-tenses/
  2. “The Three Common Tenses Used in Academic Writing” dari The University Writing Center George Mason University
  3. Anonym. TENSES FOR ACADEMIC WRITING. Modified from: https://writingcenter.unc.edu/verb-tenses/
  4. Siti Nurjannah. 2019. Materi Ceramah Academic Writing (catatan yang disampaikan). Fakultas Pendidikan dan Bahasa UMY
  5. Feature image credit to iamdeewallace.com